Diposting pada: 26 May 2026
Probolinggo --- Suasana penuh semangat dan kebersamaan terlihat di lingkungan SMA Negeri 1 Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, pada Jumat, 22 Mei 2026. Seluruh warga sekolah mengikuti kegiatan SIDARLING (Sadar Lingkungan) yang digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekolah. Sejak pagi hari, para siswa bersama guru dan tenaga kependidikan tampak kompak membawa perlengkapan kebersihan untuk melakukan kerja bakti di berbagai area sekolah. Kegiatan dimulai dengan membersihkan ruang kelas, halaman sekolah, taman, saluran air, hingga sudut-sudut lingkungan sekolah yang dipenuhi daun kering dan sampah. Antusiasme para siswa menjadi perhatian tersendiri dalam kegiatan tersebut. Dengan penuh semangat, mereka saling bekerja sama dan berbagi tugas demi menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar. Suasana gotong royong yang tercipta membuat kegiatan SIDARLING berlangsung lebih meriah dan penuh energi positif. Sumber Gambar:Dokumentasi kegiatan SIDARLING siswa SMA Negeri 1 Sumber di lingkungan sekolah, Jumat (22/05/2026) Kegiatan SIDARLING tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan sekolah, tetapi juga menjadi sarana menanamkan karakter disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian lingkungan kepada para siswa. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk membiasakan diri menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari budaya positif di sekolah. Selain itu, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antarwarga sekolah. Kebersamaan yang terlihat selama kegiatan berlangsung menunjukkan kuatnya rasa solidaritas dan kerja sama di lingkungan SMA Negeri 1 Sumber. Setelah kegiatan selesai, lingkungan sekolah tampak lebih bersih, rapi, dan asri. Halaman sekolah terlihat nyaman dipandang, taman kembali tertata, dan area sekitar kelas menjadi lebih bersih dari sampah maupun daun yang berserakan. Melalui kegiatan SIDARLING 2026 ini, SMA Negeri 1 Sumber berharap kesadaran menjaga kebersihan lingkungan dapat terus tumbuh di kalangan siswa dan menjadi kebiasaan positif yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.